Partnerkita.id – Bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) Konstruksi adalah kewajiban. Dokumen ini menjadi bukti legalitas dan kompetensi perusahaan untuk dapat mengikuti tender proyek pemerintah maupun swasta.
Tanpa SBU Konstruksi, perusahaan akan kesulitan mengikuti pengadaan proyek berskala besar. Oleh karena itu, penting memahami secara detail biaya pembuatan SBU Konstruksi serta syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami mengenai persyaratan, prosedur, hingga rincian biaya pengurusan SBU Konstruksi terbaru.
Apa Itu SBU Konstruksi?
Sertifikat Badan Usaha (SBU) Konstruksi adalah sertifikat resmi yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang terakreditasi dan berada di bawah pengawasan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).
SBU berfungsi sebagai:
Bukti legalitas usaha jasa konstruksi
Bukti kompetensi perusahaan sesuai klasifikasi dan subklasifikasi
Syarat wajib mengikuti tender proyek pemerintah
Penentu kualifikasi usaha (Kecil, Menengah, atau Besar)
Dengan memiliki SBU, perusahaan dinyatakan layak menjalankan pekerjaan konstruksi sesuai bidang yang diajukan.
Syarat Pembuatan SBU Konstruksi
Untuk mengurus SBU, perusahaan harus menyiapkan beberapa dokumen penting yang mencakup data legalitas, tenaga ahli, keuangan, dan peralatan.
1. Dokumen Legalitas Perusahaan
Berikut dokumen dasar yang wajib disiapkan:
Akta Pendirian dan SK Kemenkumham
Akta Perubahan Terakhir (jika ada perubahan data perusahaan)
Nomor Induk Berusaha (NIB)
NPWP Perusahaan
KBLI yang sesuai dengan bidang konstruksi
Email dan nomor telepon aktif
Alamat kantor resmi
Semua dokumen harus valid dan sesuai dengan data yang terdaftar di OSS.
2. Data Penanggung Jawab dan Pemegang Saham
Perusahaan juga wajib melampirkan:
Data Penanggung Jawab (PIC)
Data Pemegang Saham dan komposisi kepemilikan
NPWP masing-masing pihak terkait
3. Persyaratan Tenaga Kerja (PJT dan PJSK)
Untuk mendapatkan SBU, perusahaan wajib memiliki tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) sesuai subklasifikasi yang diajukan.
Dokumen yang dibutuhkan antara lain:
SKK tenaga ahli yang masih berlaku
Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak
Daftar riwayat hidup tenaga ahli
Surat pernyataan tidak terikat di perusahaan lain
Tanpa tenaga ahli yang sesuai, pengajuan SBU tidak dapat diproses.
4. Persyaratan Keuangan
Persyaratan keuangan berbeda berdasarkan kualifikasi usaha:
Kualifikasi Kecil:
Neraca keuangan perusahaan
Kualifikasi Menengah dan Besar:
Laporan keuangan 2 tahun terakhir
Laporan keuangan harus diaudit oleh Akuntan Publik
Hal ini bertujuan untuk membuktikan kemampuan finansial perusahaan dalam menjalankan proyek.
5. Persyaratan Peralatan
Perusahaan juga harus melampirkan data peralatan konstruksi yang dimiliki atau disewa, meliputi:
Surat pernyataan kepemilikan alat
Bukti kepemilikan atau bukti sewa
Foto alat dari berbagai sisi
Foto plat nomor alat
Dokumen pemeriksaan teknis alat
6. Persyaratan ISO
Beberapa LSBU mensyaratkan dokumen tambahan berupa:
ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu)
ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan)
Surat komitmen pengurusan ISO jika belum tersedia
ISO menunjukkan sistem kerja perusahaan yang profesional dan transparan.
Biaya Pembuatan SBU Konstruksi
Biaya pembuatan SBU Konstruksi bervariasi tergantung beberapa faktor, antara lain:
Kualifikasi usaha (Kecil, Menengah, Besar)
Jumlah subklasifikasi yang diajukan
Asosiasi dan LSBU yang dipilih
Penggunaan jasa konsultan atau tidak
Secara umum, estimasi biaya pembuatan SBU Konstruksi berkisar antara:
Rp 1.500.000 hingga Rp 20.000.000
Biaya tersebut dapat berubah tergantung kompleksitas dan kebutuhan perusahaan.
Mengurus sendiri memang memungkinkan, namun prosesnya cukup panjang dan membutuhkan ketelitian tinggi. Menggunakan jasa profesional dapat mempercepat proses serta meminimalkan risiko penolakan.
Proses Pengurusan SBU Konstruksi
Berikut gambaran umum tahapan pengurusannya:
Persiapan dokumen lengkap
Pendaftaran melalui sistem OSS dan LSBU
Verifikasi dokumen oleh LSBU
Penilaian kelayakan perusahaan
Penerbitan Sertifikat Badan Usaha
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, SBU dapat terbit dalam beberapa minggu kerja.
Mengapa SBU Konstruksi Sangat Penting?
Beberapa manfaat memiliki SBU antara lain:
Dapat mengikuti tender proyek pemerintah
Meningkatkan kredibilitas perusahaan
Memenuhi ketentuan peraturan jasa konstruksi
Memperluas peluang kerja sama bisnis
Meningkatkan kepercayaan klien
Tanpa SBU, perusahaan konstruksi tidak dapat menjalankan proyek resmi berskala besar.
Ingin Mengurus SBU Konstruksi dengan Proses Cepat dan Aman?
Jika Anda ingin proses pengurusan SBU lebih praktis dan tanpa kesalahan administrasi, Anda dapat menggunakan layanan profesional yang berpengalaman dalam pengurusan legalitas konstruksi.
Cara Menghubungi PartnerKita
- WhatsApp: 081915761688
- Email: cs@partnerkita.id
- Website: SBUJK.Partnerkita.id
Tim PartnerKita siap membantu proses pembuatan SBU Konstruksi mulai dari konsultasi hingga sertifikat terbit resmi.
Kesimpulan
SBU Konstruksi merupakan dokumen wajib bagi perusahaan jasa konstruksi yang ingin berkembang dan mengikuti proyek besar. Proses pembuatannya memerlukan kelengkapan dokumen legalitas, tenaga ahli bersertifikat, laporan keuangan, serta persyaratan administratif lainnya.
Biaya pembuatan SBU bervariasi tergantung kualifikasi dan kebutuhan perusahaan. Dengan persiapan yang tepat atau bantuan jasa profesional, proses pengurusan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Author

Jika ada pertanyaan seputar kebutuhan legalitas lainnya, silakan hubungi kami di 0819-1576-1688 ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @Partnerkita.id.
Lihat semua pos


