Partnerkita : Jasa Pendirian Pengurusan CV dan PT

Opening Hours :

Kamu Harus Tahu! Cara Mendirikan CV Pengadaan Barang dan Jasa

cara mendirikan cv pengadaan barang dan jasa

Partnerkita.id – CV atau Persekutuan Komanditer adalah salah satu bentuk badan usaha yang populer di Indonesia. Selain itu, CV memiliki kelebihan seperti mudah di dirikan, biaya rendah, dan pajak sederhana. CV juga cocok untuk berbagai jenis usaha, termasuk pengadaan barang dan jasa. Dan apakah kamu sudah tahu bagaimana cara mendirikan cv pengadaan barang dan jasa?

Seperti yang kita tahu, pengadaan barang dan jasa adalah kegiatan yang di lakukan oleh pemerintah atau swasta untuk memenuhi kebutuhan barang atau jasa yang di butuhkan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Pengadaan barang dan jasa harus di lakukan dengan prinsip efisien, efektif, transparan, kompetitif, adil, dan akuntabel.

Cara Mendirikan CV Pengadaan Barang dan Jasa

Untuk menjadi penyedia barang dan jasa pendirian cv yang profesional dan berkualitas, Kamu perlu memiliki perusahaan yang sah secara hukum. Salah satu cara untuk mendirikan perusahaan adalah dengan membuat CV. Berikut ini adalah cara mendirikan cv pengadaan barang dan jasa yang bisa kamu lakukan dan persiapkan.

1. Menyiapkan Data dan Dokumen

Langkah pertama yang harus Kamu lakukan adalah menyiapkan data dan dokumen yang diperlukan untuk membuat CV. Data dan dokumen ini meliputi:

  • Nama CV
  • Tempat kedudukan CV
  • Bukti identitas seperti KTP pihak terkait dalam pendirian CV
  • Tujuan dan sasaran pembuatan CV
  • Klausul pihak ketiga penting lainnya, untuk menunjukkan tentangan sekutu pendiri
  • Nama sekutu aktif atau berkuasa
  • Tanggal pendaftaran akta pendirian CV kepada PN atau pengadilan negeri

Kamu juga perlu menentukan jenis usaha yang akan Kamu jalankan, yaitu pengadaan barang dan jasa. Jadi, Kamu harus memastikan bahwa usaha Kamu sesuai dengan bidang keahlian, minat, dan kemampuan Kamu. Kamu juga harus mempelajari pasar, pesaing, pelanggan, dan regulasi yang berlaku di bidang usaha Kamu.

2. Menandatangani Akta Pendirian

Langkah kedua yang harus Kamu lakukan adalah menandatangani akta pendirian CV di hadapan notaris. Akta pendirian CV adalah dokumen hukum yang berisi informasi tentang nama, tempat kedudukan, tujuan, sasaran, modal, pembagian laba, tanggung jawab, hak, kewajiban, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan CV.

Kamu harus membawa data dan dokumen yang telah Kamu siapkan sebelumnya ke notaris. Notaris akan membuat akta pendirian CV sesuai dengan data dan dokumen yang Kamu berikan. Kamu harus membayar biaya notaris sesuai dengan tarif yang berlaku.

Setelah akta pendirian CV selesai dibuat, Kamu harus menandatanganinya bersama dengan sekutu-sekutu Kamu di hadapan notaris. Notaris akan memberikan salinan akta pendirian CV kepada Kamu sebagai bukti sah bahwa CV Kamu telah didirikan.

3. Mendaftarkan CV ke Pengadilan Negeri

Langkah ketiga yang harus Kamu lakukan adalah mendaftarkan CV Kamu ke pengadilan negeri setempat. Pendaftaran ini bertujuan untuk mendapatkan pengesahan dari pengadilan negeri bahwa CV Kamu telah memenuhi syarat-syarat hukum sebagai badan usaha.

Kamu harus membawa salinan akta pendirian CV yang telah ditandatangani oleh notaris ke pengadilan negeri. Selain itu, Kamu juga harus mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh pengadilan negeri. Kamu harus membayar biaya pendaftaran sesuai dengan tarif yang berlaku.

Setelah proses pendaftaran selesai, Kamu akan mendapatkan surat keterangan dari pengadilan negeri bahwa CV Kamu telah terdaftar sebagai badan usaha. Surat keterangan ini akan berguna untuk mengurus perizinan-perizinan lainnya yang diperlukan oleh CV Kamu.

4. Mengurus Perizinan Lainnya

Langkah keempat yang harus Kamu lakukan adalah mengurus perizinan-perizinan lainnya yang diperlukan oleh jasa pengurusan cv. Perizinan-perizinan ini meliputi:

– NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak

Perizinan pertama adalah NPWP. Perizinan ini merupakan nomor identitas yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada wajib pajak. NPWP berfungsi sebagai alat pendukung untuk mengurus kebutuhan pajak, seperti penggunaan aplikasi e-faktur pajak atau e-bupot. Kamu bisa mengurus NPWP melalui Kantor Pelayanan Pajak atau KPP setempat dengan membawa salinan akta pendirian CV dan surat keterangan dari pengadilan negeri.

– SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan

Kedua, SIUP adalah surat izin yang di berikan oleh Dinas Perdagangan setempat kepada pelaku usaha perdagangan. SIUP berfungsi sebagai alat bukti bahwa usaha Kamu telah terdaftar dan di awasi oleh pemerintah. Kamu bisa mengurus SIUP melalui Dinas Perdagangan setempat dengan membawa salinan akta pendirian CV, surat keterangan dari pengadilan negeri, NPWP, dan surat domisili CV.

– TDP atau Tkamu Daftar Perusahaan

Ketiga, TDP adalah tkamu daftar yang di berikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu setempat kepada perusahaan. TDP berfungsi sebagai alat identitas perusahaan yang berisi data-data penting tentang perusahaan.

Kamu bisa mengurus TDP melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu setempat dengan membawa salinan akta pendirian CV, surat keterangan dari pengadilan negeri, NPWP, SIUP, dan surat domisili CV.

– SBU atau Surat Bukti Usaha

Terakhir, SBU adalah surat bukti usaha yang di berikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau LKPP kepada penyedia barang/jasa pemerintah. SBU berfungsi sebagai alat bukti bahwa usaha Kamu telah memenuhi syarat-syarat untuk menjadi penyedia barang/jasa pemerintah.

Kamu bisa mengurus SBU melalui LKPP dengan membawa salinan akta pendirian CV, surat keterangan dari pengadilan negeri, NPWP, SIUP, TDP, dan dokumen-dokumen lain yang di butuhkan sesuai dengan bidang usaha Kamu.

Setelah Kamu mengurus semua perizinan-perizinan tersebut, Kamu sudah siap untuk menjalankan usaha CV pengadaan barang dan jasa Kamu. Kamu bisa mulai mencari peluang-peluang bisnis yang ada di pasar, baik dari pemerintah maupun swasta. Kamu juga harus memastikan bahwa Kamu memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku.

Contoh Bisnis Jasa dan Barang yang Bisa Di jadikan CV

Sebagai tambahan informasi, di bawah ini ada beberapa contoh bisnis jasa dan barang yang bisa di jadikan cv:

1. Jasa Fotografer dan Videografer

Jika Kamu memiliki bakat dan minat dalam bidang fotografi dan videografi, Kamu bisa membuka usaha jasa ini. Saat ini, banyak orang yang membutuhkan jasa fotografer dan videografer untuk berbagai keperluan, seperti foto produk, foto prewedding, video promosi, video klip musik, dan lain-lain.

Kamu bisa menawarkan jasa Kamu melalui media sosial, website, atau marketplace khusus. Modal yang di butuhkan adalah kamera, tripod, lampu, mikrofon, dan perangkat editing.

2. Usaha Katering Sehat

Salah satu ide bisnis kreatif yang bisa Kamu coba adalah usaha katering sehat. Usaha ini menawarkan layanan pengantaran makanan sehat yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan diet pelanggan.

Kamu bisa menyediakan menu-menu sehat seperti salad, smoothie bowl, oatmeal, nasi merah, dan lain-lain. Usaha ini cocok untuk Kamu yang memiliki hobi memasak dan pengetahuan tentang gizi. Modal yang di butuhkan adalah peralatan masak, bahan-bahan makanan, dan wadah penyimpanan.

3. Produk Daur Ulang

Jika Kamu peduli dengan lingkungan dan ingin mengurangi sampah plastik, Kamu bisa mencoba usaha produk daur ulang. Usaha ini mengolah sampah plastik menjadi barang-barang yang bermanfaat dan bernilai jual tinggi, seperti tas, dompet, tempat pensil, gelang, dan lain-lain.

Baca Juga: Cara Membuat CV Usaha Jasa Resmi dan Profesional

Kamu bisa mengumpulkan sampah plastik dari rumah sendiri atau dari lingkungan sekitar. Modal yang di butuhkan adalah alat-alat untuk membersihkan, memotong, menjahit, dan mendekorasi sampah plastik.

Dan itulah cara mendirikan CV pengadaan barang dan jasa, beserta beberapa rekomendasi bisnis yang bisa kamu coba. Semoga bermanfaat!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on tumblr
Tumblr
partnerkita.id

partnerkita.id

Kami adalah Perusahaan jasa di bawah naungan PT KONSULTAN LEGALITAS MILENIAL yang bergerak dibidang Jasa legalitas usaha

Minta Proposal

Silahkan kontak nomor dibawah atau kontak via whatsapp untuk mendapatkan proposal layanan partnerkita.

0321 3760354

PERHATIAN

Semua transaksi hanya ditujukan ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 7189530212 atas nama PT. KONSULTAN LEGALITAS MILENIAL

Jika ada transaksi diluar nomer rekening tersebut, pihak kami tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang ditimbulkan.

Nb : mohon dicantumkan catatan tranfersnya
UD/CV/PT (sesuai yang di Order)

Terimakasih